Proses finising dinding dan tahapan – tahapanya

mengenal spesifikasi dinding

Proses finising dinding dan tahapan – tahapanya

Proses finising dinding

Proses finising dinding dan tahapan – tahapanya

Kami akan mengulas sedikit tentang proses finising dinding yang sudah biasa dilakukan oleh penyedia layanan jasa borongan.

Proses finising dinding- Plesteran-

Untuk menutupi permukaan dinding pasangan batako, bata merah, maupun hebel biasanya digunakan plesteran, Plasteran sangat berrpengaruh terhadap proses finising dinding.

Proses finising dinding  Ada dua macam plesteran biasa (adukan 1 : 5) dan plesteran trasram (adukan 1 : 3) . kebutuhan semen untuk plesteran trasram biasanya lebih banyak dengan plesteran biasa. Plesteran trasram berfungsi sebagai penahan rembesan air agar ruangan tidak lembap. Biasanya plesteran trasram dibuat setinggi 1,5 m dan sering digunakan untuk dinding kamar mandi dan tempat cucian.

Acian-

Agar terlihat lebih rata dan rapi, biasanya dinding diplester dan dilapisi dengan acian. Acian merupakan pekerjaan penutup plesteran menggunakan semen saja. Pemasangan acian dilakukan setelah 2-3 hari umur plesteran, dengan waktu tersebut diperkirakan plesteran sudah kering dalam cuaca normal.

cara proses finising dinding

Pengecatan

Ada dua jenis cat solid yang digunakan dalam finishing dinding, yaitu cat dasar dan cat finish. Selain itu, ada juga cat transparan.

a). Cat dasar ( meni, zink cromat )

Cat yang biasanya dipakai sebagai cat dasar pada kayu adalah cat meni dan pada besi adalah zink cromat. Fungsi cat meni untuk kayu sebagai pengisi pori sehingga tidak boros dalam pemakaian cat finish. Ini berbeda dengan zink cromat yang fungsinya bukan untuk mengisi pori-pori pada besi, melainkan hanya untuk menahan karat sehingga dapat membuat besi lebih awet.

Untuk cat dasar pada tembok atau dinding biasanya menggunakan plamur tembok. Fungsi plamur tembok ini sama dengan meni kayu, yaitu mengisi lubang-lubang atau retak rambut pada dinding. Setiap kilogram plamur tembok dapat dipergunakan untuk menutupi seluas 4 – 6 m2 bidang tembok.

b). Cat finish

Cat finish untuk tembok atau kayu olahan umumnya dibagi menjadi tiga bagian. Yaitu cat interior, cat exterior, dan cat dekoratif. Namun, bila dilihat dari bahan dasarnya maka cat finish dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu berbahan dasar air (water based) dan berbahan dasar minyak (solvent based).

Kedua jenis cat tersebut memang dapat digunakan untuk interior, exterior, atau dekoratif. Namun hasil dan umurnya akan berbeda-beda. Untuk bagian luar yang memerlukan ketahanan cukup kuat dari terpaan cuaca dan mudah dibersihkan  dengan lap basah, maka cat yang digunakan adalah cat exterior weater shealt. Sementara untuk bagian dalam, jenis cat exterior juga dapat digunakan, tetapi harganya dua kali lipat dari cat biasa.

Cat finish untuk besi dan kayu sering disebut cat minyak (cat solid). Dalam penggunaannya, cat minyak ini perlu dicampur dengan minyak cat atau disebut tinner.

c). Cat transparan (politur, melamik, ultran dll)

Sebagai cat finishing permukaan kayu seperti meubel, kusen, daun pintu, daun jendela atau partisi yang ingin ditampilkan atau ditonjolkan tekstur serat kayunya, maka diperlukan jenis cat transparan. Ada beberapa jenis cat transparan yang dapat digunakan, di antaranya ialah politur, melamik atau melamin, polyurethane, vernis, dll.

Lapisan keramik

Lapisan dinding keramik banyak digunakan dalam kamar mandi dan dapur. Pemasangan duperlukan perencanaan yang baik karena keramik yang dijual di pasar sangat variatif termasuk motif dan ukurannya.

Batu alam atau batu temple

Di daerah ada kekhasan dalam penggunaan pelapis dinding luar, baik sebagai kombinasi maupun total pelapis, misalnya di Bali yang menggunakan bata tempel tabanan. Di kota-kota besar, ada dinding rumah yang menggunakan batu kali tipis, batu pipih, batu templek atau batu-batu lunak semacam batu kapur yang banyak ditemui dengan berbagai warna, seperti warna putih kecoklatan atau kehijauan.

Ada banyak jenis batu alam yang hingga saat ini banyak diperdagangkan. Beberapa jenis di antaranya adalah batu paras, batu candi, batu andesit.

Dinding terakota

Bila melihat terakota, itu sama dengan kita melihat merah atau bata tabanan di daerah Bali. Terakota banyak digunakan untuk dinding-dinding kuno di Bali. Biasanya digunakan bata merah tanpa plesteran di daerah Bali. Namun sekarang terakota banyak diproduksi di daerah industri genteng seperti Plered. Dinding terakota dipasarkan dengan ukuran 10 cm x 20 cm dan 5 cm x 20 cm.

Granit dan marmer

Dua jenis batu alam ini terkadang membuat banyak orang saat melihatnya. Ini disebabkan penampilan kedua bahan mirip sehingga banyak orang yang terkecoh. Cara paling sederhana membedakan keduanya adalah dengan memperhatikan harganya. Granit lebih mahal dibanding marmer. Namun, ada juga marmer dengan warna-warna indah sehingga harganya dapat bersaing dengan granit.

Ciri khas granit dan marmer

Bila dilihat dari jenis bahannya, granit berasal dari batuan beku yang komposisi mineral kuarsanya dominan sehingga rata-rata akan muncul bintik-bintik yang menonjol pada granit. Walaupun warna hitam pekat, bintik-bintiknya tetap terlihat meskipun sangat halus. Ciri lainnya adalah granit sangat keras dan tidak getas (tidak mudah retak).

Sementara marmer berasal dari jenis bahan yang komposisi mineral kalsium karbonatnya dominan dan terproses alami dalam suhu tinggi. Warna dari marmer cukup baragam, ada yang seperti kayu atau batu-batu gambar, warnyanya. Banyaknya warna marmer tersebut disebabkan oleh perbedaan kandungan serat-serat mineral dari masing-masing daerah, misalnya Lampung, Tulung Agung, Padalarang, Dll.

Kaca

Dewasa ini kaca sudah digunakan pada dinding-dinding rumah, kantor atau penyekat ruangan. Akibatnya, permintaan kacapun meningkat. Perkembangan penggunaan kaca tersebut membuat produsen kaca berlomba memproduksi kaca dengan berbagai inovasi jenis, warna ataupun kegunaannya.

Dinding metal

Proses finising dinding Untuk tempat-tempat yang tingkat serangan rayap tinggi dan rumah semipermanen, alternatif bahan atau material dinding metal dapat dijadikan pilihan. Pemasangannya pun sangat mudah karena cukup disekrupkan pada rangka dinding. Ketebalan bahan dinding metal ini 0,4 mm dengan berat hanya sekitar 4 kg/m2.

Papan gipsum dan akustik

Penggunaan papan gipsum bisa untuk plafon, maupun partisi. Material dasar papan gipsum ini terbuat dari senyawa kapur yang dilapisi kertas. Papan gipsum ini memiliki permukaan yang rata sehingga memudahkan dalam pekerjaan penyelesaian akhir, baik dengan aplikasi cat maupun pelapisan wallpaper.

Wallpaper

Di pasaran saat ini sudah banyak beredar produk wallpaper lokal maupun impor yang penampilannya hampir sama. Untuk membedakannya cukup dengan melihat fisiknya dan meraba tekstur permukaan maupun jenis kertasnya. Wallpapernya dapat tahan terhadap air dan tidak mudah sobek. Wallpaper dapat tahan terhadap air karena permukaannya mengkilat, sedangkan tidak mudah sobek karena mengandung vinil.

Dinding kayu lapis

Kayu-kayu olahan atau kayu lapis yang sudah berbentuk lembaran besar berasal dari berbagai macam jenis kayu. Papan tripleks (tiga lapis) atau multiplek menjadi alternatif penggunaan dinding kayu dengan sedikit sambungan. Ini disebabkan ukuran kayu lapis adalah 1,2 m x 2,4 m.

Kayu lapis yang sudah bertekstur indah disebut teakwood  atau teakblock dan ini bagus. Permukaan teakwood sudah halus dan berasal dari jenis kayu berkualitas baik, biasanya kayu lapis ini digunakan untuk sekat ruangan yang langsung di-finishing, misalnya pintu, counter, dll.

Aksesori dinding

Glassblock

Glassblock adalah balok dari kaca berukuran 20 cm x 20 cm atau 30 cm x 30 cm dengan ketebalan 10 cm atau 12,5 cm. Glassblock dipakai pada dinding ruangan yang butuh pencahayaan, karena ruangan tersebut tidak dapat dibuat jendela yang disebabkan ruangannya sempit atau terbatasan dengan rumah tetangga.

Roster

Ada beberapa jenis roster di antaranya adalah balok maupun silinder. Bahan pembuatnya dari kayu, keramik, tanah, batu candi, atau alahan pasir semin yang berfungsi sebagai sirkulasi udara.

Informasi TerkaitTips renovasi rumah tanpa biaya besar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *