Mengenal bentuk atap bangunan

mengenal bentuk atap

Mengenal bentuk atap bangunan

Mengenal Bentuk Atap, Atap adalah unsur bangunan yang berfungsi sebagai penutup bagian atas bangunan. Secara umum, ada tiga unsur pekerjaan atau bagian-bagian atap, yaitu kuda-kuda, rangka atap dan penutup atap.

Kuda-kuda adalah unsur penopang utama dari mengenal bentuk atap. Kuda-kuda akan menopang penutup atap yang dirangkai dengan rangka atap.

Sementara rangka atap adalah bagian atap yang terdiri dari gording sebagai rangka pengaku dan tumpuan kaso di bagian tengah, nok sebagai rangka pengaku dan tumpuan kaso di bagian paling atas (bubungan), serta jurai sebagai rangka penghubung dua arah kaso dan sebagai kedudukan talang.

Mengenal bentuk atap

Model atap berdasarkan bentuknya, ada lima macam atap, yaitu :

Atap pelana

Mengenal bentuk atap- atap pelana adalah model atap yang berbentuk segi tiga. Dengan model atap seperti ini air akan mengalir 2 arah, yaitu arah depan dan belakang atau samping kanan dan samping kiri.

Mengenal bentuk atap ini banyak digunakan di perumahan yang jarak bangunannya pas dengan bidang tanah. Selain itu, atap ini juga banyak digunakan untuk bangunan pabrik, gudang, bengkel dan sebagainya. Atap berbentuk pelana tidak beresiko bocor kecil karena tidak ada pertemuan arah air yang berbeda sehingga tidak ada talan

Atap perisai

Atap perisai adalah model atap yang menggunakan unsur jurai dan memiliki bentuk seperti perisai. Atap ini cocok digunakan untuk rumah atau bangunan lain yang tapak bangunan dan luas tanahnya lebih besar.

Atap kerucut

Atap kerucut adalah model atap yang sudut kemiringannya diatas 30 derajat. Atap ini sering disebut atap limasan karena bentuknya seperti limas.

Atap datar

Mengenal bentuk atap- Atap datar adalah atap yang tidak mempunyai bentuk kemiringan karena datar. Jenis atap dengan model ini di antaranya ialah atap dak beton.

Atap modifikasi

Atap modifikasi adalah bentuk atap yang dimodifikasi dari perpaduan dua atau tiga jenis model atap.

-Bagian-bagian atap

Atap terdiri dari beberapa bagian yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Adapun beberapa bagian atap tersebut secara rinci adalah sebagai berikut :

Kuda-kuda

Mengenal bentuk atap- Kuda-kuda merupakan susunan rangka batang yang berfungsi sebagai pendukung beban atap, termasuk beratnya sendiri dan sekaligus dapat memberikan bentuk pada atap. Konstruksi atap kuda-kuda umumnya terdiri dari rangkaian batang yang senantiasa berbentuk segi tiga. Namun demikian, bentuk konstruksi kuda-kuda ini dapat dimodifikasi Karena harus mempertimbangkan berat atap serta bahan dan bentuk atap itu sendiri.

Dilihat dari bahan yang digunakan, ada dua macam kuda-kuda yang sering digunakan untuk rumah tinggal bertingkat, yaitu kuda-kuda kayu dan kuda-kuda baja. Kuda-kuda baja dapat berupa baja biasa, baja ringan atau kuda-kuda dari pipa.

a). Kuda-kuda kayu

kayu yang biasa digunakan sebagai kuda-kuda adalah jenis kayu tropis, misalnya kayu borneo dan kayu singkil dari Kalimantan, kayu ulin dari Sumatera, Kalimantan dan Maluku, kayu jati dan kayu sono dari Jawa dan sebagainya.

Kelebihan kuda-kuda kayu :

  • Pengerjaannya mudah.
  • Biasanya murah untuk daerah yang banyak menghasilkan kayunya.
  • Hampir semua tukang dapat mengerjakannya.
  • Bobotnya lebih ringan dari baja.
  • Tampilannya indah jika diekspos atau diprofil.

Kekurangan kuda-kuda kayu :

  • Mudah terbakar.
  • Cepat keropos jika kena air.
  • Atap dapat bergelombang bila kayunya masih basah sehingga mengakibatkan kebocoran.
  • Sulit diperoleh mutu kayu yang baik.
b). Kuda-kuda baja

Mengenal bentuk atap  lebih banyak digunakan pada bangunan bentang lebar dengan menggunankan kuda-kuda baja, karena hal ini akan sulit jika menggunakan kayu. Pemilihan kuda-kuda baja berhubungan dengan kekuatan. Baja relatif lebih kuat dari kayu. Namun, beberapa alasan penggunaan baja saat ini antara lain harga kayu mahal, kayu berkualitas sulit didapat, serta pertumbuhan rayap yang merupakan musuh utama kayu sangat tinggi.

Kelebihan kuda-kuda baja :

  • Panjangnya sesuai dengan pesanan.
  • Mudah diperoleh di perkotaan.
  • Dapat diproduksi secara pabrikasi.
  • Tidak mudah lapuk.

Kekurangan kuda-kuda baja :

  • Tidak semua orang bisa mengerjakannya.
  • Harganya lebih mahal jika digunakan di luar kota besar.
  • Diperlukan peralatan las dan bor mesin untuk menyambungkannya.
c). Kuda-kuda baja ringan

selain mengenal bentuk atap dan jenis baja profil di atas, baja jenis lain yang digunakan sebagai kuda-kuda adalah baja ringan atau baja lapis. Baja ini terdiri dari 55% aluminium dan 45% seng yang disebut zincalume sehingga berwarna silver.

Kelebihan kuda-kuda baja ringan :

  • Karena ringan, beban yang ditanggung oleh struktur di bawahnya lebih ringan sehingga kolom dan pondasi strukturnya lebih irit.
  • Tidak bersifat membesarkan api.
  • Tidak dimakan hama, seperti rayap, bubuk, kumbang dan sebagainya.
  • Pemasangannya lebih cepat dan lebih mudah.
  • Tidak memuai dan menyusut jika terkena cuaca (panas atau dingin).

Kekurangan kuda-kuda baja ringan :

  • Karena tipis, kemungkinan terjadi gagal (roboh) bila salah satu bagiannya lemah. Ini disebabkan seluruh komponen akan saling mendukung dan menjadi bagian dari sistem konstruksi.
  • Masih sulit diperoleh di daerah yang jauh dari kota.
  • Tampilanya tidak menarik bila diekspos seperti kuda-kuda kayu.
  • Tidak fleksibel seperti kuda-kuda kayu yang dapat diprofit, diukir, dan sebagainya.
-Penutup atap

Mengenal bentuk atap selanjutnya adalah dengan mengenal Penutup atap hal ini merupakan unsur bangunan yang berfungsi sebagai payung untuk menutupi bangunan dari panas, hujan, dan faktor cuaca lain seperti angin, debu, dll. Pemilihan jenis bahan penutup atap ini sangat menentukan struktur rangka atapnya, baik dari sisi konstruksi kuda-kuda karena beratnya ataupun ukuran maupun lokasi bangunan seperti daerah lereng, pantai yang anginnya besar, atau daerah padat penduduk yang pekerjaannya relatif sulit dilihat dari sisi angkutan maupun pemasangannya.

Ada banyak jenis bahan yang dapat digunakan sebagai penutup atap, di antaranya ialah genteng (keramik, tanah, beton, metal asbes), sirap, fibersemen, baja dan seng gelombang atau metal.

baca juga : daftar harga bahan bangunan 2018