MitraDhifaSejahtera_Merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa kontraktor Umum dan Jasa renovasi rumah, membuat rumah dari titik awal sampai dengan kepengurusan Izin Mendirikan Bangunan Rumah, pada kesempatan kali ini Kami akan memberikan Informasi terkait Jenis Plafon.

Saat ini kami ber operasi di sebagian besar kota besar di seluruh Indonesia dan memiliki cakupan geografis terbaik dari salah satu perusahaan kontraktor di Indonesia.
Kami dapat mengakomodasi proyek yang membutuhkan jasa tukang profesional dan mandiri .
Sejak berdirinya perusahaan kami, kesuksesan kami terus membuat inovasi luar biasa yang diperoleh melalui berbagai keahlian dan sumber daya antara staf lokal.

jenis plafon

Jenis Plafon    

Jenis Plafon – yang juga sering disebut langit-langit adalah komponen bangunan yang berfungsi sebagai lapisan yang membatasi tinggi suatu ruangan, keamanan, kenyamanan, serta keindahan ruangan tersebut.Tinggi plafon diukur mulai dari permukaan lantai hingga sisi bawah bidang plafon. Tinggi rendahnya plafon sangat menentukan kenyamanan dan keindahan ruangan tersebut. Tinggi plafon rumah tinggal sebaiknya antara 3 – 3,5 m, dengan ketinggian tersebut maka sirkulasi udara akan cukup dan keindahan ruangan akan tampak baik. Sementara batas ketinggian plafon terendah adalah 2,5 m.

Bahan Plafon

Saat ini bahan yang dapat digunakan untuk plafon cukup beragam. Beberapa jenis plafon menggunakan bahan berbeda di antaranya ialah triplek, Papan GRC atau serat fibersemen, gipsum, kayu, asbes atau interknit, akustik, aluminium, metal, dan sebagainya.

jenis plafon rumah

  1. Plafon triplek

Triplek yang tersedia di pasaran untuk pekerjaan pemasangan plafon berukuran 122 cm x 244 cm.  Ketebalannya untuk plafon beragam, yaitu 3 mm, 4 mm, dan 6 mm.

  • Kelebihan plafon triplek :

Pengerjaannya mudah.

Mudah diperoleh dengan harga murah.

Perbaikan atau penggantiannya mudah.

Bobotnya ringan

  • Kekurangan plafon triplek :

Cepat rusak bila terkena air.

Tidak tahan api.

  1. Plafon papan GRC atau serat fibersemen

Ukuran papan GRC untuk plafon yang sering dijumpai di pasaran adalah 60 cm c 120 cm dan 122 cm x 244 cm dengan ketebalan standar 4 mm. Pemasangannya dilakukan pada rangka plafon yang terbuat dari kayu kaso atau besi kotak (hollow).

  • Kelebihan plafon papan GRC :

Pengerjaannya mudah.

Harganya relatif lebih murah dibanding triplek.

Perbaikan atau penggantiannya mudah.

Bobotnya relatif ringan.

Tahan terhadap api dan air.

  • Kekurangan plafon papan GRC :

Masih sulit diperoleh di beberapa daerah.

Tidak tahan benturan.

  1. Plafon gypsum

Plafon gipsum sangat tepat dipasang pada rumah yang penutup atapnya dari belat beton. Ini disebabkan ada jaminan tidak bocor untuk penggunaan pelat beton.

  • Kelebihan plafon gypsum :

Pengerjaannya cepat.

Mudah diperoleh di kota-kota besar.

Perbaikan atau penggantiannya mudah.

Permukaan plafon dapat tampak tanpa sambungan.

  • Kekurangan plafon gypsum :

Cepat rusak bila kena air.

Tidak semua tukang dapat memasangnya.

Sulit diperoleh di daerah.

  1. Plafon Asbes atau eternit

Asbes dapat digunakan sebagai bahan penutup plafon. Dipasaran asbes yang sering dijumpai berukuran 1 m x 1 m dan 0,5 m x 1 m dengan tebal 2 – 3 mm.

  • Kelebihan plafon asbes :

Pengerjaannya mudah.

Mudah diperoleh.

Perbaikan atau penggantiannya mudah.

Bobotnya ringan.

  • Kekurangan plafon asbes :

Mudah rapuh dan cepat patah

Tidak tahan benturan walaupun kecil.

  1. Plafon akustik

Jenis plafon ini dipasang untuk meredam suara atau kebisingan. Selain ringan dan indah, plafon ini tahan terhadap batas ambang kebisingan tertentu.

  • Kelebihan plafon akustik :

Pengerjaannya cepat.

Dapat meredam suara.

Perbaikan atau penggantiannya mudah.

Bobotnya ringan.

  • Kekurangan plafon akustik :

Cepat rusak bila terkena air.

Harganya mahal.

Sulit diperoleh di daerah.

  1. Plafon aluminium

Untuk ruang tertentu seperti ruang rapat, teras, atau lobi, penggunaan plafon aluminium panel ataupun aluminium batangan akan terkesan eksklusif. Selain indah dan ringan, plafon ini pun tahan api dan tidak berkarat walaupun tidak dicat karena produknya sudah berwarna.

  • Kelebihan plafon aluminium :

Terkesan mewah.

Tahan air.

Tahan api.

Bobotnya ringan.

  • Kekurangan plafon aluminium :

Harga mahal.

Pemasangannya sulit.

Penggantiannya relatif sulit bila dilakukan oleh bukan ahlinya.

  1. Plafon metal

Plafon metal lebih sering digunakan pada SPBU (pom bensin) dan gudang. Karena ringan dan mudah dipasang, penggunaan plafon metal pun sudah merata sampai kerumah tinggal. Plafon relatif tahan terhadap karat walau tidak dicat karena produknya sudah berwarna.

  • Kelebihan plafon metal :

Terkesan rapi.

Tahan air.

Tahan api.

Ringan

  • Kekurangan plafon metal :

Harga mahal.

Tidak semua toko material menjualnya.

Penggantiannya relatif sulit bila dilakukan oleh yang bukan ahlinya.

Baca juga :

Mengenal Bentuk Atap